Yuk Lebih Kenal Apa sih LBP itu?
Hai, guys apa kabarnya nih? gimana ada cerita apa hari ini? bagaimana perasaan kalian hari ini? seru ngga nih aktivitas sehari-hari kalian? Oke, cukup dijawab dalam hati ya, semoga kalian selalu stay health dan happy kiyowo๐ช. Ngomong-ngomong soal aktivitas nih kalian pernah ga sih ngerasa nyeri atau sakit dibagian pinggang bawahnya? kira-kira itu gara-gara apa ya? apakah mungkin itu LBP?๐ฑ
Oiya, apakah kalian tahu apa itu LBP? ๐
Low Back Pain (LBP) atau Nyeri pinggang bawah adalah gejala yang disebabkan oleh berbagai kelainan yang diketahui dan tidak diketahui. Letak lokasinya diantara tulang rusuk 12 dan lipatan pantat. LBP biasanya menyerang siapa saja karena kebiasaan life style yang buruk dan aktivitas yang berlebihan namun kelompok usia yang sering timbul rasa sakit antara 25-60 tahun. Nyeri ini sering ditemui pada salah satu kaki maupun kedua kaki dan berhubungan dengan gejala neurologis pada anggota gerak bawah. Kondisi ini sering disertai dengan kondisi lain, seperti kondisi psikologis, sosial, dan biofisik yang mempengaruhi proses penghantaran nyeri dan persepsi nyeri individu.Nyeri pinggang bawah dapat disebabkan oleh kondisi yang mempengaruhi berbagai struktur di tulang belakang, termasuk otot, facet (penyokong atau media gerak pada tulang), sendi (hubungan antara tulang dengan tulang), diskus (bantalan sendi), dan saraf (kumpulan serabut-serabut yang ada didalam tubuh). Gejala yang banyak dikeluhkan pasien adalah nyeri ketika ditekan dan serangan nyeri.
ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKO
Nyeri pinggang bawah dapat disebabkan oleh infeksi, penyakit degeneratif, neoplasma, trauma, dan penyakit bawaan. Penyebab paling sering adalah penyebab mekanis seperti kerusakan pada tulang belakang, bantalan sendi tulang belakang, dan jaringan lunak di sekitarnya. Penyebab terbesar kedua adalah proses degeneratif seperti osteoarthritis (peradangan pada tulang rawan sendi) dan osteoporosis (pengeroposan tulang).
Faktor risiko nyeri pinggang bawah termasuk aktivitas fisik yang berlebihan untuk jangka waktu yang lama, stres dan kecemasan, sering mengangkat beban berat, kelebihan berat badan dan obesitas atau kegemukan, serta duduk dalam waktu yang lama.
JENIS LBP
Klasifikasi sesuai waktu berlangsung yaitu :- Nyeri pinggang bawah akut : nyeri yang dirasakan <6 minggu (kurang dari 6 minggu)
- Nyeri pinggang bawah subkutan : dirasakan 6 minggu sampai 3 bulan
- Nyeri pinggang bawah kronis : sudah berlangsung >3 bulan (lebih dari 3 bulan)
DIAGNOSIS
Anamnesis adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendapatkan suatu informasi mengenai kondisi pasien melalui bertanya secara langsung kepada pasien maupun kepada keluarga pasien.Berikut pemeriksaan anamnesis pada nyeri pinggang bawah :
- Durasi (akut, subakut, dan kronis) : “Berapa lama nyeri pinggang bawah dirasakan?”
- Lokasi dan radiasi nyeri (aksial atau radikular) : “Dimana lokasi nyeri yang dirasakan? Apakah berada di luar atau di dalam kulit?”
- Keparahan nyeri (VAS maupun skala numerik) : “Seberapa tingkat keparahan nyeri yang dirasakan, jika diukur dengan alat VAS nilai 1-10?”. Jika menggunakan alat pengukur nyeri VAS anda bisa menggeser dari segitiga yang paling ujung bentuk kerucut dengan nilai 1 dan sampai ke yang lebar nilai 10.
- Karakteristik nyeri (terbakar, perih, nyeri tumpul, kekebasan, dan rasa seperti tersengat listrik) : “Bagaimana nyeri yang dirasakan apakah seperti ada perih? terbakar? rasa tersengat listrik?”
- “Aktivitas apa yang dapat membuat nyeri muncul?”
- “Hal-hal apa saja yang dapat memperringan nyeri? Apakah seperti dibuat istirahat dengan tidur dan lain-lain?”
- Faktor sosial (pekerjaan dan kebiasaan) : “Apa pekerjaan dan kebiasaan yang anda lakukan?”
- Riwayat nyeri sebelumnya : “Apakah memiliki riwayat nyeri sebelumnya? Seperti dahulu pernah mengalami trauma atau cidera?”
- Keadaan psikologis pasien : “Apakah ada hal yang mempengaruhi pikiran anda, sehingga anda merasa cemas, stress?"
Pemeriksaan fisik ini meliputi beberapa pemeriksaan neurologis seperti pergerakan lumbal (pasien atau anda yang mengalami tanda dan gejala nyeri pinggang bawah bisa melakukan gerakan membungkukan badan kedepan seperti akan rukuk dalam sholat, dan membungkukan badan ke belakang seperti akan kayang), jika anda mengalami rasa sakit atau nyeri ketika digerakan tersebut maka bisa dilakukan pemeriksaan selanjutnya yaitu pemeriksaan penunjang.
- Laboratorium
- Radiografi
- MRI
- CT-Scan
- Pemeriksaan elektrodiagnostik : EMG (electromyography) dan NCV (nerve conduction velocity)
TATA LAKSANA
- Pendekatan non farmakologis dimulai dengan latihan fisik. Latihan yang direkomendasikan untuk nyeri pinggang bawah adalah 12 minggu atau lebih untuk meningkatkan fungsi dan mencegah memperburuk kecacatan. Tidak ada rekomendasi khusus untuk latihan ini, sehingga latihan yang dilakukan harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan individu pasien. Namun beberapa penelitian menyarankan untuk menggunakan William Flexion Exercise. Latihan nyeri punggung Williams bertujuan untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan stabilitas panggul bawah, dan meningkatkan jangkauan gerak. Latihan dapat diulang serta dilakukan untuk berbagai jangka waktu. Durasi yang disarankan untuk latihan adalah setiap hari selama 10 hingga 20 menit. Latihan dilakukan dengan pasien berbaring terlentang di atas kasur atau permukaan datar yang nyaman. Kemudian pasien akan melenturkan kaki mereka dengan menarik lutut ke dada dan memegang posisi ini. Pasien akan rileks dan mengulangi gerakannya.
- Terapi farmakologis dilakukan pada pasien yang tidak mengalami perbaikan dengan terapi non farmakologis. Terapi farmakologis ini dengan pemberian obat-obatan yang direkomendasikan adalah NSAID dapat digunakan pada pasien nyeri pinggang bawah akut maupun kronis. Serta tindakan pembedahan jika disarankan berdasarkan kondisi pasien.
- Pasien diminta untuk tidur terlentang secara nyaman dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di lantai
- Dorong atau tau tempelkan punggung bawah atau bagian sedikit diatas pantat (perut) ke lantai dengan rata tahan selama 5-10 detik kemudian rileks
- Kembali ke posisi semula dan ulangi dengan gerakan yang sama
- Pasien diminta tidur telentang secara nyaman
- Minta ke pasien untuk mengangkat badannya sedikit keatas seperti membungkuk, dengan kepala ditekuk, dan tangan bisa di belakang kepala ataupun lurus ke depan sedikit menyerong ke kanan (seperti sit-up)
- Tahan posisi tersebut selama 5-10 detik kemudian rileks ke posisi semula
- Lakukan kembali dengan badan atau tangan di julurkan ke bagian yang sebelah (kiri)
- Pasien diminta dengan posisi tidur terlentang secara nyaman
- Minta pasien untuk menekuk salah satu lututnya dengan tungkai diangkat
- Posisi kepala bangun kemudian perut tekan ke bawah
- Bagian lutut yang ditekuk tadi ditahan oleh kedua tangan selama 5-10 detik, kemudian rileks kembali ke posisi semula
- Lakukan gerakan yang sama pada bagian lutut sebelahnya
- Pasien diminta berdiri kemudian tangan berada di belakang kepala atau memegang kepala belakang
- kemudian melakukan posisi duduk ke kursi
- Pasien diminta dengan posisi tidur terlentang secara nyaman
- Minta kepala pasien didorong sampai bangun keatas dengan perut menekan lantai kebawah
- Tekuk kedua lutut dan angkat kedua tungkai
- Kedua tangan menarik dan memegang lutut, tahan selama 5-10 detik
- Kemudian rileks kembali ke posisi semula
f. Hamstrings Stretch
- Pasien diminta posisi duduk dengan kedua kaki diluruskan sejajar
- Bagian badan membungkuk, kepala ditekuk dan tangan lurus kedepan
- Posisinya seperti akan melakukan cium lutut
- Pertahankan posisi tersebut selama 5-10 detik
- Kemudian rileks kembali ke posisi semula
g. Hip flexor stretch
- Pasien diminta posisi kaki kanan ditempatkan di depan dengan ditekuk
- Kaki kiri di belakang dengan ditekuk
- Kedua tangan memegang lutut yang berada di depan dengan kepala sedikit menekuk
- Angkat sedikit badan kedepan, sehingga kaki yang dibelakang lurus
- Pertahankan posisi tersebut selama 5-10 detik kemudian rileks
- Lakukan pada bagian sebaliknya
h. Squat
- Pasien diminta pada posisi berdiri dengan tangan dan kaki lurus dan dibuka selebar bahu
- Minta pasien untuk menerunkan badan secara perlahan kebawah hingga lutut tertekuk
- Lakukan gerakan berulang semampunya
Referensi :
- Cahya SA, Santoso WM, Husna M, Munir B, Kurniawan SN. Low back pain. Journal of Pain, Vertigo and Headache; 2021.1:13-17
- Dydyk, A. M., & Sapra, A. (2019). Williams Back Exercises.




Sangat bermanfaat๐๐ป
BalasHapusmantap, terima kasihhh kak
BalasHapusWuhuuu
BalasHapusini mah sering dirasain sama remaja jompo saat ini๐
BalasHapusSangat bermanfaat ,
BalasHapusSoalnya kebiasaan duduk yang terlalu lama
Jadi sering banget ngerasaain sakit pinggang
Dengan melihat informasi ini, sangat membantu untuk latihan fisik mandiri dirumah.
Sangat bermanfaat, semoga bisa membagikan informasi" yang lain juga. Semangat berkreasi kak
BalasHapusSangat berguna dan bermanfaat untuk kalangan usia 25-30 good informasion
BalasHapusTerimakasih ilmunya, semangat,,
BalasHapusGood informasion
BalasHapusTerimakasih kak ilmunya, semangat,,
BalasHapus๐๐๐๐
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusKeren kak
BalasHapus